Keluh Kesah Anak Kos
Keluh Kesah Anak Kos Saya bukan menakut-nakuti kalian yang membaca postingan saya kali ini. Mungkin saya pikir ini sebagai reminder bagi kita semua agar bisa menempatkan diri sebagai anak kos. Why? Karena anak kos seperti saya ini kadang butuh suplemen supaya kuat menghadapi kenyataan. Selama tiga tahun, saya memang tinggal di asrama, jadi secara jasmani dan rohani lebih terjaga. Mulai dari bangun tidur, makan, sekolah, dan kebutuhan rohani seperti mengaji, menghafal dan lain-lainnya sudah terpenuhi. Namun, berbeda dengan kondisi sekarang, anak kosan. Tahun pertama mungkin masih bisa terkendali karena belum banyak pengeluaran finansial yang dikeluarkan. Tahun kedua saya benar-benar kaget karena mendadak pengeluaran saya membengkak untuk membeli buku paket kuliah, fotocopy , membayar iuran wajib organisasi (dua organisasi), membayar iuran wajib kepanitiaan, belum lagi kebutuhan sehari-hari seperi sabun mandi, past...